Menuju Kampus Mandiri, UIN Madura Perkuat Transformasi dari Satker ke BLU
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Selasa, 3 November 2026
- Dilihat 65 Kali
Surabaya | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura terus memperkuat transformasi kelembagaan menuju perguruan tinggi yang mandiri dan berdaya saing. Setelah resmi beralih status dari IAIN menjadi UIN Madura pada Mei 2025, kini satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Madura tersebut tengah mempersiapkan perubahan pola pengelolaan keuangan dari Satuan Kerja (Satker) menuju Badan Layanan Umum (BLU).
Sebagai bagian dari proses tersebut, UIN Madura melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Reviu Borang BLU bersama Tim PPK-BLU Kementerian Agama RI di Surabaya pada 28–30 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan dokumen dan penguatan kesiapan institusi menuju BLU.
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa transformasi menuju BLU merupakan amanah pengembangan kelembagaan yang telah menjadi bagian dari komitmen institusi sejak pengajuan perubahan bentuk IAIN menjadi UIN pada 2022.
“Secara kelembagaan, kita memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjadikan UIN Madura mandiri. Setelah bertransformasi menjadi universitas, langkah berikutnya adalah memperkuat kemandirian melalui perubahan pengelolaan dari Satker menuju BLU,” ungkapnya, Kamis (29/10/2026).
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. H. Buna'i, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa transformasi BLU merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fleksibilitas pengelolaan keuangan dan efektivitas pelaksanaan program institusi.
“Transformasi dari Satker menuju BLU merupakan keniscayaan agar UIN Madura semakin mandiri. Melalui pola BLU, kita berharap memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program, termasuk dalam pengelolaan keuangan, dengan tetap mengedepankan akuntabilitas,” jelasnya, Jumat (30/10/2026).
Persiapan menuju BLU telah dimulai sejak Januari 2026 melalui Tim Kelompok Kerja (Pokja) BLU UIN Madura. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari studi wawasan ke sejumlah perguruan tinggi di Jawa Timur, penyusunan dokumen persyaratan BLU, hingga pendampingan dan reviu bersama perguruan tinggi keagamaan Islam negeri serta Kementerian Agama RI.
Penulis: Achmad Firdausi