Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Buktikan Daya Saing di Bidang Sains, Dua Mahasiswa Prodi IPA Tembus Final OASE PTKIN 2026

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Senin, 2 November 2026
  • Dilihat 66 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali membuktikan kemampuan dan daya saing akademiknya di tingkat nasional. Tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, mahasiswa UIN Madura juga mampu bersaing dalam bidang sains. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan dua mahasiswa yang lolos sebagai finalis Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN Se-Indonesia Tahun 2026 pada cabang Kimia dan Biologi.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Abd. Karim pada cabang Sains Kimia dan Dewi Candarawati pada cabang Sains Biologi. Keberhasilan keduanya menembus babak final menjadi capaian membanggakan sekaligus menunjukkan potensi mahasiswa UIN Madura dalam penguasaan ilmu pengetahuan alam di tengah persaingan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri se-Indonesia.

Capaian tersebut menjadi semakin bermakna karena UIN Madura baru saja mengalami transformasi kelembagaan dari institut menjadi universitas. Keberhasilan mahasiswa pada dua cabang sains ini memperlihatkan bahwa pengembangan keilmuan di UIN Madura tidak hanya berorientasi pada studi keislaman, tetapi juga memberikan ruang bagi penguatan kompetensi sains dan pengembangan keilmuan secara integratif.

Wakil Rektor III UIN Madura, Dr. H. Mohammad Ali Al Humaidy, M.Si., dalam kegiatan pelepasan kontingen OASE III PTKIN 2026 di Aula Rektorat Lantai 2, Senin (02/11/2026), menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa UIN Madura menembus babak final meskipun waktu persiapan relatif terbatas.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa mahasiswa UIN Madura memiliki kemampuan untuk bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi besar di tingkat nasional.

“Dengan persiapan yang relatif singkat dan ikhtiar yang maksimal, alhamdulillah kita mampu meloloskan tiga cabang lomba ke babak final. Ini merupakan capaian yang patut disyukuri karena tidak semua perguruan tinggi berhasil meloloskan pesertanya, bahkan ada kampus yang lebih besar dari kita belum berhasil menembus babak final,” ungkapnya.

Dari tiga cabang yang berhasil lolos, dua di antaranya berasal dari bidang sains, yakni Kimia dan Biologi. Keberhasilan ini menjadi indikator positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang ilmu pengetahuan alam sekaligus memperlihatkan potensi UIN Madura untuk terus meningkatkan prestasi akademik pada bidang sains.

Perkuat Integrasi Keilmuan Islam dan Sains

Keberhasilan Abd. Karim dan Dewi Candarawati juga menjadi momentum penting dalam memperkuat integrasi keilmuan Islam dan sains di lingkungan UIN Madura. Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, UIN Madura terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai keislaman, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor II UIN Madura, Dr. H. Buna'i, S.Ag., M.Pd., mewakili Rektor Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam OASE harus dimanfaatkan sebagai sarana mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mengukur daya saing dengan perguruan tinggi lainnya.

Ia menegaskan tiga pesan Rektor kepada kontingen, yakni berusaha maksimal untuk meraih prestasi, mengeksplorasi potensi akademik yang dimiliki, serta menjadikan kompetisi sebagai tolok ukur kemampuan mahasiswa UIN Madura di tingkat nasional.

“Bapak Rektor berharap keikutsertaan dalam OASE tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mengeksplorasi potensi diri, dan mengukur sejauh mana daya saing kita dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya,” tuturnya.

Keberhasilan dua mahasiswa pada cabang Kimia dan Biologi diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya yang menekuni bidang ilmu pengetahuan alam, untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, memperkuat budaya belajar dan riset, serta berani mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

 


Penulis: Achmad Firdausi                                      Foto: Achmad Suyitno