Yudisium ke-44, Fakultas Syariah UIN Madura Bekali Lulusan dengan Integrasi Syariah dan Hukum
- Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
- Sabtu, 8 Agustus 2026
- Dilihat 73 Kali
Pamekasan | Sebanyak 152 mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) setelah mengikuti Yudisium ke-44 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium UIN Madura, Jumat (7/8/2026).
Yudisium tersebut diikuti mahasiswa dari tiga program studi, yakni 50 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), 70 mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan 32 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN).
Dekan Fakultas Syariah UIN Madura, H. Muhammad Taufiq, Ph.D., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menyandang gelar sarjana hukum.
“Atas nama Fakultas Syariah bersama seluruh sivitas akademika, kami mengucapkan selamat kepada 152 sarjana hukum Fakultas Syariah UIN Madura. Mulai hari ini, kalian resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.). Semoga gelar ini menjadi penyemangat untuk terus mengabdi bagi negeri serta menjunjung tinggi keadilan dan kemanusiaan,” ujarnya. Selain itu, Dekan Fakultas Syariah juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa apabila selama menempuh pendidikan terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun proses pembelajaran.
“Atas nama Fakultas Syariah, kami memohon maaf apabila selama kalian menempuh studi terdapat kekurangan atau kesalahan.” katanya. Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, lulusan Fakultas Syariah memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.
“Sebagai sarjana hukum, kalian memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan ilmu syariah dan hukum. Terutama di Madura, masih terdapat persoalan dualisme hukum, misalnya perkawinan yang sah secara agama tetapi belum tercatat dalam administrasi negara. Karena itu, integrasi antara otoritas syariah dan otoritas negara menjadi penting,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhammad Taufiq mengungkapkan bahwa Fakultas Syariah terus memperkuat kualitas akademik dan jejaring internasional. Hal tersebut sejalan dengan visi Fakultas Syariah sebagai fakultas unggul dalam pengembangan integrasi ilmu syariah dan hukum berbasis riset multidisipliner untuk peradaban Nusantara dan global.
Ia menyebutkan, sejumlah akademisi Fakultas Syariah telah menghasilkan riset yang diakui di tingkat internasional. Fakultas Syariah juga memiliki Jurnal Al-Ihkam yang terus diperkuat sebagai salah satu jurnal bereputasi di tingkat Asia Tenggara.
Penguatan jejaring internasional tersebut juga tercermin dari keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan internasional yakni Student Mobility Program. Dua mahasiswa yang mengikuti yudisium, Diah Utami dari Prodi HES dan Moh. Wasil Haqqullah dari Prodi HTN, sebelumnya terpilih mengikuti Student Mobility Program pada tahun 2024 dan berkesempatan mengikuti kegiatan akademik di Malaysia dan Singapura.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Taufiq juga menyampaikan bahwa para sarjana hukum memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga, ekonomi, dan hukum. Lulusan HKI diharapkan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga, lulusan HES memiliki peran dalam penguatan ketahanan ekonomi, sementara lulusan HTN diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan hukum dan tata negara.
“Semoga kalian sukses, menjaga nama baik Fakultas Syariah UIN Madura, menjaga nama baik diri sendiri, serta menjaga nama baik sebagai sarjana hukum. Jadilah pribadi yang berdikari dan mampu memberikan kontribusi bagi masa depan Indonesia,” pesannya.
Pada Yudisium ke-44 tersebut, Fakultas Syariah juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi. Penghargaan Skripsi Award diberikan kepada Nikmatul Wildati dari Prodi HKI, Muhammad Haikal Azaim dari Prodi HES, dan Moh. Wasil Haqqullah dari Prodi HTN.
Sementara itu, Artikel Award diberikan kepada Diah Utami dari Prodi HES dan Moh. Ainul Yakin Putra dari Prodi HKI. Adapun penghargaan wisudawan terbaik diraih Elli Triana dari Prodi HKI dengan IPK 3,77, Diah Utami dari Prodi HES dengan IPK 3,74, serta Ummi Nafilah dari Prodi HTN dengan IPK 3,85.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Widya Yuni Wulandari