Rektor Apresiasi Kolaborasi Fakultas Syariah dan APSI dalam Mencetak Advokat Berintegritas dan Profesional
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Senin, 3 Agustus 2026
- Dilihat 74 Kali
Pamekasan | Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional di bidang hukum melalui penyelenggaraan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) Angkatan V bekerja sama dengan Asosiasi Pengacara Syari'ah Indonesia (APSI). Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Jumat (31/07/2026) dan akan berlangsung hingga 9 Agustus 2026 di Aula Fakultas Syariah UIN Madura.
Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP APSI beserta jajaran, pengurus DPW dan DPC APSI, pimpinan Fakultas Syariah UIN Madura, para narasumber, serta 28 peserta Pendidikan Profesi Advokat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Membentuk Calon Advokat yang Berintegritas, Kompeten, dan Berakhlak Mulia,” program ini menjadi bagian dari sinergi strategis antara perguruan tinggi dan organisasi profesi dalam mempersiapkan advokat yang tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi dan nilai-nilai keislaman.
Ketua Panitia Pendidikan Profesi Advokat, Abd. Waris, menjelaskan bahwa penyelenggaraan PPA merupakan ikhtiar bersama untuk menghasilkan calon advokat yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktik hukum, sekaligus karakter yang kuat.
"Melalui Pendidikan Profesi Advokat ini, kami berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh bekal keilmuan dan keterampilan praktik hukum, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi kode etik advokat, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang profesional dan berkeadilan kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP APSI, Sulaisi Abdurrazaq, menegaskan bahwa Pendidikan Profesi Advokat merupakan tahapan penting bagi lulusan hukum maupun syariah sebelum menjalankan profesi advokat sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan.
"Program ini tidak hanya membekali peserta dengan pemahaman teori dan praktik hukum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas, profesionalisme, independensi, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat," tegasnya.
Selama pelaksanaan pendidikan, peserta akan memperoleh berbagai materi strategis, mulai dari profesi advokat, hukum acara, teknik beracara di pengadilan, kode etik advokat, hingga penguatan kapasitas profesi yang disampaikan oleh akademisi, praktisi hukum, dan advokat berpengalaman.
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya Pendidikan Profesi Advokat Angkatan V sebagai wujud nyata komitmen Fakultas Syariah dalam memperkuat kompetensi lulusan yang siap bersaing di dunia profesional.
"Kami mengapresiasi Fakultas Syariah UIN Madura dan Asosiasi Pengacara Syari'ah Indonesia yang terus menjalin kolaborasi dalam menyelenggarakan Pendidikan Profesi Advokat. Program ini merupakan langkah strategis untuk melahirkan advokat yang memiliki integritas, kompetensi, dan akhlak mulia, sehingga mampu menjadi penegak hukum yang profesional sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan," ujar Rektor.
Menurutnya, sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, UIN Madura memiliki tanggung jawab untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui profesi yang dijalankan.
"Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah advokat yang tidak hanya menguasai hukum secara normatif, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etika profesi, dan komitmen dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi UIN Madura untuk menghasilkan lulusan yang religius, kompetitif, kolaboratif, dan berdampak bagi pembangunan bangsa," tambahnya.
Penulis: Achmad Firdausi