Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Dua Dekan UIN Madura Raih Hibah Penelitian Litapdimas Bereputasi Nasional dan Internasional

  • Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
  • Selasa, 4 Agustus 2026
  • Dilihat 181 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Prestasi membanggakan kembali diraih sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Dua dekan UIN Madura berhasil memperoleh Hibah Penelitian Litapdimas Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 pada skema penelitian bereputasi nasional dan internasional.

Keberhasilan tersebut berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI mengenai penetapan penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Program Litapdimas merupakan salah satu instrumen strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu penelitian, memperluas jejaring kolaborasi akademik, serta memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui riset yang berdampak bagi masyarakat.

Salah satu penerima hibah adalah Dekan Fakultas Syariah UIN Madura, H. Muhammad Taufiq, M.Sy., Ph.D., yang berhasil memperoleh Bantuan Penelitian Pengembangan Kolaborasi Internasional dengan pendanaan sebesar Rp. 100.000.000,- Penelitian yang diusung berjudul “Fatwa Authorities and Public Policy: Dynamics of Response and Compliance With Environmental Protection in Indonesia, Morocco, and Spain.”

Riset tersebut mengkaji dinamika hubungan antara otoritas fatwa dan kebijakan publik dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap perlindungan lingkungan di tiga negara, yakni Indonesia, Maroko, dan Spanyol. Melalui pendekatan komparatif lintas negara, penelitian ini diharapkan menghasilkan perspektif baru mengenai kontribusi nilai-nilai keagamaan dalam mendukung kebijakan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi akademik internasional.

Prestasi serupa juga diraih Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Madura, Dr. Ah. Fawaid, M.A., yang tergabung sebagai anggota tim peneliti kolaboratif pada skema Bantuan Penelitian Pengembangan Kajian Keislaman. Tim tersebut memperoleh pendanaan sebesar Rp. 75.000.000,- untuk penelitian berjudul “Interkoneksi Sains Modern dalam Kurikulum Pembelajaran Tafsir di Ma'had Aly: Upaya Pengembangan Khazanah Turats di Era Digital.”

Penelitian tersebut berangkat dari adanya kesenjangan antara pembelajaran tafsir berbasis khazanah turats di Ma'had Aly dengan perkembangan sains modern pada era digital. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi relevansi dan daya tarik studi keislaman tradisional di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui penelitian ini, Dr. Ah. Fawaid bersama tim akan menganalisis kurikulum tafsir yang diterapkan di Ma'had Aly Yusuf Masyhar Madrasatul Quran Tebuireng serta mengembangkan model interkoneksi yang sistematis antara temuan-temuan sains modern dengan kerangka penafsiran berbasis turats. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen kurikulum, observasi partisipatif, serta wawancara mendalam dengan pengasuh, dosen, dan para santri.

Model yang dikembangkan diharapkan mampu memperkaya metodologi penafsiran, meningkatkan daya kritis dan keterlibatan santri dalam proses pembelajaran, sekaligus mentransformasi khazanah turats menjadi kerangka keilmuan yang dinamis dan relevan dengan berbagai persoalan kontemporer. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan paradigma pendidikan tafsir yang integratif di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Menanggapi capaian tersebut, Rektor UIN Madura Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para dosen, khususnya dua dekan, yang berhasil meraih hibah penelitian Litapdimas Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, prestasi ini merupakan wujud komitmen UIN Madura dalam membangun budaya akademik yang unggul melalui riset berkualitas dan kolaborasi yang semakin luas.

"Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Madura untuk terus meningkatkan kualitas penelitian. Kami berharap hasil riset yang dilakukan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat serta berkontribusi dalam pengembangan kebijakan dan keilmuan di tingkat nasional maupun internasional," ujar Saiful Hadi.

Ia menambahkan bahwa UIN Madura akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan ekosistem riset melalui peningkatan kapasitas dosen, perluasan jejaring kolaborasi, serta penguatan tata kelola penelitian. Menurutnya, penelitian yang unggul merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan UIN Madura sebagai perguruan tinggi Islam yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

Keberhasilan dua dekan UIN Madura dalam meraih hibah penelitian Litapdimas 2026 menjadi bukti semakin kuatnya budaya riset di lingkungan kampus. Capaian ini tidak hanya memperkuat reputasi akademik UIN Madura di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga menunjukkan komitmen sivitas akademika dalam menghasilkan penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, perumusan kebijakan publik, serta kemajuan masyarakat.

 


Penulis: Herlina Tria Sukmawati                                  Editor: Achmad Firdausi