Prodi Magister MPI UIN Madura Raih Dua Penghargaan Nasional, Rektor: Bukti Implementasi OBE Melahirkan Lulusan Berdampak
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Selasa, 28 Juli 2026
- Dilihat 183 Kali
Situbondo | Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2-MPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Temu Tahunan ke-13 Perkumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) Indonesia yang berlangsung di Utama Raya Beach Hotel, Situbondo, pada 22–24 Juli 2026, Prodi Magister MPI UIN Madura berhasil meraih dua penghargaan bergengsi, yaitu Juara I Prodi Unggul Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Penghargaan Dosen Pengembang Kurikulum Terbaik yang diterima oleh Dr. H. Ali Nurhadi, S.Pd., M.Pd.
Penghargaan tersebut diumumkan pada malam Awarding Night yang menjadi puncak rangkaian Temu Tahunan PPMPI ke-13. Kegiatan ini diikuti oleh Program Studi MPI jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Indonesia dengan mengusung tema Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE), dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global.
Keberhasilan Prodi Magister MPI UIN Madura menjadi Juara I Prodi Unggul Berbasis OBE menunjukkan komitmen Pascasarjana UIN Madura dalam menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan (learning outcomes). Implementasi OBE tidak hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui luaran nyata mahasiswa berupa publikasi artikel ilmiah dan penulisan buku referensi yang menjadi bagian dari tugas pada sejumlah mata kuliah.
Selain penghargaan untuk program studi, apresiasi nasional juga diberikan kepada Dr. H. Ali Nurhadi, S.Pd., M.Pd. sebagai Dosen Pengembang Kurikulum Terbaik atas kontribusinya dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum Manajemen Pendidikan Islam berbasis Outcome Based Education serta keterlibatannya sebagai narasumber pada forum penyempurnaan kurikulum MPI berbasis OBE.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Madura menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berorientasi pada inovasi dan kebermanfaatan.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Implementasi Outcome Based Education bukan hanya menjadi tuntutan akreditasi, tetapi telah menjadi budaya akademik di Prodi Magister MPI UIN Madura. Kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, produktif dalam publikasi ilmiah, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam," ujarnya.
Sementara itu, Dr. H. Ali Nurhadi menyampaikan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan amanah untuk terus mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman.
"Kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan zaman. Melalui pendekatan Outcome Based Education, mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dituntut menghasilkan karya yang berdampak. Karena itu, kami terus mendorong lahirnya buku referensi, artikel ilmiah, dan berbagai inovasi akademik sebagai bagian dari proses pembelajaran," tuturnya.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., yang juga merupakan dosen pengampu pada Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Madura. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi pembelajaran berbasis Outcome Based Education telah berjalan secara nyata dan menghasilkan luaran akademik yang berkualitas.
"Saya mengucapkan selamat kepada Prodi Magister MPI Pascasarjana UIN Madura atas raihan Juara I Prodi Unggul Berbasis Outcome Based Education dan kepada Dr. Ali Nurhadi atas penghargaan sebagai Dosen Pengembang Kurikulum Terbaik. Sebagai dosen yang turut mengampu mata kuliah di Program Studi Magister MPI, saya menyaksikan bagaimana budaya akademik berbasis OBE benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga didorong menghasilkan buku, artikel ilmiah, dan karya akademik yang memiliki dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun praktik manajemen pendidikan Islam," ungkap Rektor.
Rektor menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada rekognisi nasional maupun internasional.
"Prestasi ini menjadi bukti bahwa UIN Madura mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi kurikulum, kualitas dosen, dan produktivitas akademik mahasiswa. Ke depan, kami akan terus memperkuat implementasi Outcome Based Education, integrasi teknologi, internasionalisasi, serta riset berdampak sebagai bagian dari upaya mewujudkan UIN Madura sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kompetitif, dan bereputasi global," tegasnya.
Selain mengikuti seminar internasional, forum diskusi, dan malam penganugerahan, delegasi Prodi Magister MPI UIN Madura juga mengikuti Tour the Pesantren Nurul Jadid di Probolinggo melalui kegiatan Sharing Session Best Practice. Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempelajari praktik terbaik tata kelola pesantren modern, mulai dari manajemen pendidikan, pengembangan kurikulum, pengelolaan sumber daya manusia, hingga penguatan kemandirian lembaga melalui berbagai unit usaha.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Educational Tour dan Studi Pengelolaan Aset di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pengelolaan aset, tata kelola destinasi wisata berkelanjutan, serta penerapan prinsip-prinsip manajemen dalam berbagai sektor pembangunan.
Editor: Achmad Firdausi