Perkuat Good University Governance, UIN Madura Gelar FGD Penyusunan KAK Berbasis IKU dan Risk Register
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Jumat, 31 Juli 2026
- Dilihat 64 Kali
Pamekasan | Upaya memperkuat tata kelola kelembagaan terus dilakukan UIN Madura melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Anggaran Berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Penyusunan Risk Register. FGD menghadirkan Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Dwi Sulistiani, M.S.A., Ak., CA., QGIA., QRMP., sebagai narasumber. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Rektorat Lt. 4 UIN Madura pada Kamis (30/7/2026).
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan tata kelola merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transformasi kelembagaan yang lebih modern, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja. Menurutnya, UIN Madura memiliki dua instrumen penting dalam menjaga mutu perguruan tinggi, yaitu Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang berperan memastikan pelaksanaan tridarma berjalan sesuai standar, serta Satuan Pengawas Internal (SPI) yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh aktivitas kelembagaan.
"Melalui pendampingan ini kita memperoleh pengalaman, pengetahuan, sekaligus penguatan dalam menyusun program yang dapat diukur, dievaluasi, dan dipertanggungjawabkan. Setiap kegiatan harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas sehingga anggaran benar-benar memberikan dampak terhadap capaian kinerja," ujar Rektor.
Rektor juga mengingatkan seluruh unit kerja agar mempercepat realisasi anggaran Tahun 2026 sekaligus mempersiapkan berbagai instrumen kelembagaan sebagai bagian dari langkah menuju penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU).
Ia menilai penyusunan KAK tidak cukup hanya berisi aspek administratif, tetapi harus mampu menggambarkan substansi program yang selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU), instrumen akreditasi, serta target pengembangan institusi.
"Kita harus memiliki persepsi yang sama dalam menyusun program agar seluruh kegiatan benar-benar menghasilkan kinerja organisasi yang terukur serta mendukung terwujudnya tata kelola yang baik dan budaya Zona Integritas," tambahnya.
Sementara itu, Kepala SPI UIN Madura, Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) SPI Tahun 2026.
Ia menyampaikan bahwa pendampingan penyusunan KAK berbasis IKU menjadi langkah penting dalam memastikan setiap perencanaan anggaran berorientasi pada hasil (outcome), bukan sekadar penyerapan anggaran.
"Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk pendampingan kepada seluruh unit kerja agar penyusunan KAK selaras dengan Indikator Kinerja Utama organisasi. Harapannya, anggaran yang disusun benar-benar menghasilkan manfaat dan mendukung penguatan tata kelola menuju PK-BLU," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber serta pimpinan UIN Madura atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Melalui FGD ini, UIN Madura diharapkan semakin siap membangun sistem perencanaan yang berbasis kinerja, memperkuat manajemen risiko melalui penyusunan risk register, serta meningkatkan kualitas tata kelola menuju perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi