UIN Madura dan BPS Kabupaten Pamekasan Perpanjang MoU, Perkuat Peran Pojok Statistik di Lingkungan Kampus
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Selasa, 16 September 2025
- Dilihat 475 Kali
Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan menandatangani perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama, Selasa (16/9/2025), bertempat di Aula Lt.2 Gedung Rektorat UIN Madura.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Pamekasan, Koordinator Pojok Statistik BPS, serta jajaran pimpinan UIN Madura, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, para Dekan, Wakil Dekan, kepala unit kerja, hingga tim dan agen pojok statistik UIN Madura.
Wakil Rektor III UIN Madura, Dr. H. Mohammad Ali Al Humaidy, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan pembaharuan sekaligus penguatan komitmen bersama. “Hari ini tidak hanya ada MoU antara UIN Madura dan BPS Kabupaten Pamekasan, tapi juga perjanjian kerjasama dan insyaallah nanti perjanjian kerjasama akan dilakukan oleh masing-masing fakultas,” jelasnya.
Ia menambahkan, pojok statistik UIN Madura saat ini memiliki 4 anggota tim inti yang merupakan dosen dengan background studi jurusan Statistika, serta 17 agen dari seluruh fakultas yang ada di UIN Madura. Keberadaan pojok statistik yang berlokasi di lantai 1 Perpustakaan UIN Madura diharapkan dapat dimaksimalkan, termasuk rencana pengembangan ruang yang lebih representatif bagi pengunjung maupun pemangku kepentingan.
Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menekankan pentingnya pojok statistik sebagai sarana akselerasi transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan akademik. “Pojok statistik ini bukan sekadar ruang, tapi instrumen penting untuk mendukung penelitian, pengabdian, dan pembelajaran. Dosen dan mahasiswa perlu memanfaatkannya secara maksimal agar data tidak hanya menjadi angka, tetapi data informatif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menyoroti dua hal penting. Pertama, penguatan gerakan literasi statistik yang masif di kalangan sivitas akademika, termasuk melalui peran aktif agen pojok statistik. Kedua, menjadikan pojok statistik sebagai instrumen penghasil produk unggulan riset dan survei, baik untuk kebutuhan internal kampus maupun masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pamekasan, Parsad Barkah Pamungkas, SST, M.Ec.Dev., menyambut baik kerja sama ini. “Semoga langkah kecil ini menjadi awal perubahan besar, memberikan kontribusi nyata bagi UIN Madura, Madura, dan Indonesia. Kami berkomitmen mendukung peningkatan literasi statistik di kalangan akademisi,” ungkapnya.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat sinergi antara UIN Madura dan BPS Kabupaten Pamekasan, tetapi juga menjadikan pojok statistik sebagai percontohan di Madura dalam menghadirkan data yang akurat, bermanfaat, serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi