Oleh: Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd. (Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Madura) Hari Raya Ketupat bukan sekadar perayaan pasca-Idulfitri, melainkan sebuah simpul kebudayaan yang merekatkan nilai religius, sosial, dan kearifan lokal masyarakat Madura. Di tengah arus disrupsi yang ditandai oleh digitalisasi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup, tradisi ini menghadapi...
Oleh: Prof. Dr. H. Atiqullah, S.Ag., M.Pd. (Guru Besar Kepemimpinan Pendidikan Islam & Direktur Pascasarjana UIN Madura) Lebaran di Indonesia tidak pernah sekadar menjadi perayaan keagamaan yang menandai berakhirnya puasa Ramadhan. Ia juga merupakan ruang budaya tempat masyarakat mengekspresikan nilai kebersamaan, solidaritas, dan identitas lokal. Di Jawa dan Madura, salah satu...
Oleh: Dr. H. Imam Amrusi Jailani, M.Ag. (Ketua Program Studi Doktor Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Madura) Pasca hari raya Idul Fitri terdapat sebuah tradisi yang amat melekat pada kebiasaan masyarakat Indonesia, yaitu halal bihalal. Acara ini biasanya diagendakan beberapa hari setelah hari raya Idul Fitri, terutama hendak mengawali aktivitas perkantoran,...
Oleh: Dr. H. Imam Amrusi Jailani, M.Ag. (Ketua Program Studi Doktor Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Madura) 10 hari yang terakhir dari bulan Ramadhan merupakan sepertiga penghujung dari bulan Ramadhan. Pada hari-hari ini diperkirakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam akan dipenuhi dengan kebaikan-kebaikan, terutama pada malam-malam ganjil. Akan tetapi peningkatan kebaikan...
Oleh: Prof. Dr. H. Atiqullah, S.Ag., M.Pd. (Guru Besar Kepemimpinan Pendidikan Islam & Direktur Pascasarjana UIN Madura) Ramadhan senantiasa memberi makna baru bagi dinamika kehidupan sosial masyarakat Madura. Di bulan suci ini, masjid kembali menjadi pusat perhatian umat—bukan saja sebagai ruang ritual, tetapi juga sebagai area transformasi sosial. Namun, tantangan terbesar...
Oleh: Dr. Muhsin Muis, Lc., M.Pd.I. (Dosen Bahasa Arab UIN Madura dan IDB Pamekasan) Dârusân. Begitulah masyarakat Madura menyebutnya. Mulai dari awal Ramadan hingga memasuki 10 akhir Ramadan, bahkan hingga malam terakhir, ia terus bergema di berbagai masjid, musalla, surau hingga rumah-rumah warga di Madura. Kata dârusân sebenarnya bukan asli...