Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Satu-satunya PTKIN, UIN Madura Raih Mandaya Awards 2026 melalui Inovasi Pemberdayaan Desa

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • Dilihat 37 Kali
Bagikan ke

Jakarta | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Desa Mitra di Desa Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, UIN Madura berhasil meraih Juara V Anugerah Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi Negeri bidang Pemberdayaan Masyarakat. Prestasi ini semakin istimewa karena UIN Madura menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berhasil meraih penghargaan tersebut.

Penghargaan diserahkan dalam acara Puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026). Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., hadir langsung sekaligus menerima penghargaan atas kontribusi institusi dalam mendorong pemberdayaan dan kemandirian masyarakat.

Keberhasilan tersebut diraih melalui program PKM Desa Mitra yang dilaksanakan oleh Fithriyah Rahmawati, M.Pd., bersama tim, dengan mengangkat judul “Dari Potensi Desa Menuju Ekosistem Ekonomi Desa: Transformasi Pemberdayaan Desa Pegantenan 2024–2026”.

Program pengabdian tersebut mengangkat transformasi pemberdayaan masyarakat Desa Pegantenan melalui pengembangan potensi lokal menuju terbentuknya ekosistem ekonomi desa. Gagasan dan pelaksanaan program tersebut berhasil mengantarkan UIN Madura lolos sebagai finalis Mandaya Awards 2026 hingga menempati posisi kelima dalam kategori Perguruan Tinggi Negeri.

Capaian ini menjadi pengakuan atas kontribusi UIN Madura dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan potensi desa, penguatan kemandirian ekonomi, dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.

Rektor Apresiasi Kontribusi Tim PKM Desa Mitra

Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Tim PKM Desa Mitra yang telah membawa nama UIN Madura meraih penghargaan nasional. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UIN Madura. Kami menyampaikan apresiasi kepada Fithriyah Rahmawati bersama tim yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi melalui program pemberdayaan masyarakat di Desa Pegantenan. Menjadi satu-satunya PTKIN yang meraih penghargaan Mandaya Awards 2026 merupakan pencapaian yang sangat berarti sekaligus bukti bahwa pengabdian yang dilakukan UIN Madura mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Rektor menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk memperkuat program pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat harus mampu mengubah potensi menjadi kekuatan ekonomi dan sosial yang memberikan manfaat nyata. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, kita ingin membangun kemandirian desa secara berkelanjutan. Inilah semangat pengabdian berdampak yang terus kita dorong di UIN Madura,” tambahnya.

Dari Potensi Lokal Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Program PKM Desa Mitra yang dilaksanakan di Desa Pegantenan selama periode 2024–2026 menjadi salah satu wujud implementasi tridarma perguruan tinggi UIN Madura, khususnya dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal, program ini diarahkan untuk mendorong transformasi ekonomi desa melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Keberhasilan program tersebut menembus ajang Mandaya Awards 2026 menunjukkan pentingnya kesinambungan program pengabdian, pendampingan masyarakat, serta kolaborasi antara akademisi dan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Mandaya Awards merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Penghargaan tersebut sejalan dengan agenda percepatan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Bagi UIN Madura, penghargaan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat berbasis riset, inovasi, dan pemberdayaan potensi lokal. Keberhasilan Tim PKM Desa Mitra di Pegantenan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan program serupa di berbagai wilayah Madura.

 


Penulis: Achmad Firdausi