UIN Madura Mantapkan Langkah Menuju Kampus Unggul Lewat Asesmen Lapangan Akreditasi
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Sabtu, 4 Oktober 2025
- Dilihat 319 Kali
Pamekasan | Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (AL APT) yang berlangsung pada 3–5 Oktober 2025. Asesmen ini menghadirkan empat asesor dari berbagai perguruan tinggi, yakni Prof. Siti Fatimah, S.Pd., Ph.D. (Universitas Pendidikan Indonesia), Dr. Ngadiso, M.Pd. (Universitas Sebelas Maret), Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si. (UIN Sunan Gunung Djati), dan Prof. Dr. Islah Gusmian, S.Ag., M.Ag. (UIN Raden Mas Said Surakarta). Pelaksanaan asesmen ini menjadi langkah strategis bagi UIN Madura untuk memperkuat mutu kelembagaan dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Acara pembukaan asesmen berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, para dekan dan wakil dekan, serta seluruh sivitas akademika UIN Madura.Turut hadir pula, jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat juga turut hadir, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, unsur Forkopimda Kabupaten Pamekasan, para Kepala Kantor Kementerian Agama dari empat kabupaten di Madura, ulama sepuh, pimpinan lembaga mitra, serta Ketua PCNU dan PD Muhammadiyah Kabupaten Pamekasan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya asesmen ini.
“Kami merasa berbahagia menyampaikan kepada pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang telah memberikan respon positif sejak tahun 2024 ketika kita mengusulkan adanya pengakuan lebih tinggi terkait peningkatan layanan mutu pendidikan. Perubahan status kelembagaan pada tahun 2025 melalui Peraturan Presiden Nomor 52 menjadi tonggak penting bagi UIN Madura. Kami berharap, tahapan penguatan kelembagaan yang kita jalankan bersama dapat mengantarkan kampus ini menjadi universitas unggul berdaya saing di Asia Tenggara pada 2027, dan bahkan memiliki keunggulan kompetitif di tingkat Asia pada 2032–2035. Kami sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah, para ulama, dan seluruh mitra strategis yang senantiasa membersamai perkembangan kampus tercinta ini,” ungkapnya.
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh undangan yang hadir serta tim asesor dari BAN-PT.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, jajaran Forkopimda, para kepala Kemenag, para ulama sepuh, pimpinan ormas, lembaga mitra, serta seluruh tamu undangan yang hadir. Secara khusus, kami sampaikan penghargaan dan apresiasi yang mendalam kepada tim asesor BAN-PT yang telah hadir dan memberikan arahan demi peningkatan mutu UIN Madura. Kehadiran Bapak/Ibu semua adalah bentuk dukungan moral dan spiritual yang sangat berarti bagi perjalanan kampus ini menuju predikat unggul,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan asesor dari BAN-PT, Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si., menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi juga momentum introspeksi mutu perguruan tinggi.
“Akreditasi adalah muhasabah mutu. Perguruan tinggi harus menoleh ke belakang untuk belajar, dan menatap ke depan untuk melangkah. Akreditasi bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi cermin kualitas, kompas arah, dan janji mutu untuk generasi mendatang. UIN Madura memiliki visi unik, yakni berakar pada ke-Maduraan sekaligus berdaya saing global. Inilah kekuatan yang harus dijaga,” ujarnya.
Prof. Ramdani juga mengibaratkan proses akreditasi seperti lamaran pernikahan.
“Kalau lamaran gagal, hati bisa patah. Tapi kalau akreditasi kurang, masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Jadi tidak perlu tegang. Yang terpenting adalah menjaga mutu, memperkuat riset, pengabdian, tata kelola, dan memastikan kampus melahirkan sarjana, magister, dan doktor yang benar-benar berkualitas,” tambahnya.
Pelaksanaan AL APT ini diharapkan menjadi langkah penting bagi UIN Madura untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, dan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi