Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Yudisium FEBI Ke-XXIII UIN Madura, Dekan Tekankan Pentingnya Ilmu, Integritas, dan Kebermanfaatan

  • Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
  • Kamis, 27 Agustus 2026
  • Dilihat 66 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melaksanakan Yudisium dengan tema “Kokoh dalam Berilmu, Teguh dalam Berintegritas, Berhikmat dalam Kebermanfaatan” yang berlangsung di Auditorium UIN Madura, Kamis (27/8/2026).

Sebanyak 206 mahasiswa mengikuti yudisium yang terdiri atas 65 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, 88 mahasiswa Ekonomi Syariah, dan 53 mahasiswa Akuntansi Syariah.

Sebanyak 206 mahasiswa mengikuti yudisium yang terdiri atas 65 mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, 88 mahasiswa Ekonomi Syariah, dan 53 mahasiswa Akuntansi Syariah.

Dekan FEBI UIN Madura, Dr. H. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas capaian akademik yang telah diraih.

“Saya mengucapkan selamat atas capaian kalian sehingga bisa duduk sebagai peserta yudisium. Artinya, Anda sudah lulus dan memasuki gerbang kehidupan yang baru,” ujarnya.

Menurutnya, meskipun para mahasiswa telah dinyatakan lulus, masih terdapat satu tahapan yang perlu dilalui, yakni wisuda. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian tersebut, mahasiswa akan benar-benar meninggalkan tanggung jawab dan kewajibannya sebagai mahasiswa.

Dr. Abdul Mukti juga menilai tema yudisium tahun ini sangat relevan dengan bekal yang perlu dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Ia menjelaskan, “kokoh dalam berilmu” berarti mahasiswa harus memiliki fondasi keilmuan yang kuat. Khususnya bagi lulusan FEBI, pengetahuan mengenai ekonomi Islam diharapkan tidak hanya kokoh secara akademik, tetapi juga dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Kalau di FEBI, pengetahuan ekonomi Islamnya sangat kokoh. Cabang-cabangnya ilmunya menjulang tinggi ke langit dan ilmunya menyebar ke masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, “teguh dalam berintegritas” dimaknai sebagai sikap yang senantiasa memegang amanah, menjunjung kejujuran, serta konsisten dalam menjalankan prinsip yang diyakini.

Adapun “berhikmat dalam kebermanfaatan”, menurutnya, mengandung pesan agar para lulusan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Lebih lanjut, Dr. Abdul Mukti berpesan agar para lulusan memiliki tekad dan keyakinan yang kuat dalam menjalani kehidupan setelah menjadi sarjana. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan maupun status sosial, melainkan juga oleh kebulatan tekad dan semangat yang membara.

“Yang paling memengaruhi kehidupan seseorang, apalagi mahasiswa, adalah tekad yang bulat, semangat yang membara, bukan kecerdasan dan bukan status sosial, tetapi tekad dan keyakinan yang sangat kuat,” tegasnya.

Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak berhenti memiliki cita-cita besar. Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk memiliki harapan dan cita-cita yang tinggi, salah satunya melalui doa agar menjadi pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa, yang artinya menjadi orang terbaik dalam kapasitasnya maisng masing.

“Jangan pernah berhenti untuk bercita-cita yang besar. Capailah cita-cita itu dengan penuh keyakinan dan doa yang selalu dipanjatkan dalam setiap sholat,” pesannya.

Menutup sambutannya, Dekan FEBI UIN Madura kembali menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yudisium dan berharap para lulusan mampu memperjuangkan cita-cita yang telah tertanam dalam diri mereka sejak kecil dengan berbekal ilmu, integritas, serta komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

 


Penulis: Herlina Tria Sukmawati                           Editor: Achmad Firdausi