UIN Madura Tutup FGD Academic Writing, Rektor Dorong Percepatan Publikasi Scopus Mahasiswa Doktor
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Selasa, 28 April 2026
- Dilihat 277 Kali
Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura secara resmi menutup kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Academic Writing bertema “Membangun Budaya Menulis Akademik di Perguruan Tinggi menuju Artikel Bereputasi Internasional” yang berlangsung selama empat hari, 24–27 April 2026, di Artotel Suites Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh 41 mahasiswa Program Doktor (S3) Program Studi Ilmu Syariah dan Studi Islam Pascasarjana UIN Madura.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum pelatihan, melainkan langkah strategis membangun ekosistem akademik yang berorientasi pada publikasi ilmiah bereputasi internasional.
“Kami ingin proses ini berjalan secara terstruktur dan sistemik. Ke depan, akan kita lanjutkan dengan bedah artikel dan kuliah tamu khusus bagi peserta yang sudah memiliki draft, sehingga percepatan publikasi bisa benar-benar terwujud,” ujar Rektor.
Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa doktor harus mampu menghasilkan karya ilmiah yang memiliki outcome terukur dan dapat direkognisi, khususnya melalui publikasi di jurnal bereputasi internasional seperti Scopus. Menurutnya, penguatan budaya menulis harus terhubung dengan agenda besar pembangunan global, termasuk Sustainable Development Goals (SDGs).
“SDGs menjadi instrumen penting dalam mengarahkan tema riset kita. Isu-isu seperti kemiskinan, lingkungan, dan pengembangan SDM berkualitas adalah ruang besar yang harus direspons melalui karya ilmiah berbasis studi Islam dan syariah,” jelasnya.
Rektor juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menulis sebagai strategi percepatan publikasi. Ia mendorong mahasiswa untuk menulis secara berkelompok agar mampu menghasilkan lebih banyak artikel yang siap submit ke jurnal internasional.
“Kalau lima orang menulis bersama, bisa melahirkan lima artikel sekaligus. Ini menjadi strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas publikasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengaitkan kegiatan ini dengan indikator kinerja akademik, di mana kontribusi dosen dan mahasiswa dalam publikasi ilmiah menjadi faktor utama dalam penilaian akreditasi perguruan tinggi. Program seperti FGD Academic Writing dinilai mampu memperkuat capaian tersebut, bahkan melampaui target yang ditetapkan.
Rektor juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.
“Selama empat hari, tingkat kehadiran peserta mencapai lebih dari 92 persen. Ini menunjukkan semangat luar biasa dalam membangun budaya menulis akademik di lingkungan Pascasarjana UIN Madura,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Rektor menyampaikan komitmen institusi untuk terus melanjutkan program serupa secara berkelanjutan.
“Ini baru awal. Kami akan terus mengawal proses ini melalui pendampingan, komunikasi intensif, dan program lanjutan agar seluruh peserta mampu menyelesaikan artikel hingga tahap submit,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderahati oleh rektor kepada kedua narasumber yakni Dr. Moh. Wardi, M.Pd.I. dan Mohammad Firdaus, S.Pd.I., M.A., serta penyerahan cinderahati berupa buku oleh mahasiswa program doctor kepada Rektor UIN Madura.
Penulis: Achmad Firdausi