Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

UIN Madura Perkuat Komitmen Green Campus Berbasis Ekoteologi dalam Lokakarya UI GreenMetric 2026

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Rabu, 29 April 2026
  • Dilihat 161 Kali
Bagikan ke

Yogyakarta (UIN Madura) | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan kampus berkelanjutan dengan berpartisipasi aktif dalam Lokakarya UI GreenMetric untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2026 yang diselenggarakan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu–Kamis (29–30/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 160 perguruan tinggi keagamaan Islam dari seluruh Indonesia.

Keikutsertaan UIN Madura dalam forum strategis ini menjadi bagian dari langkah institusional dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam tata kelola kampus, sejalan dengan arah pengembangan Green Campus berbasis ekoteologi.

Lokakarya yang mengusung tema “Integrasi UI GreenMetric dalam Mewujudkan Kampus Hijau Berbasis Ekoteologi” ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan nasional dan internasional untuk membahas indikator UI GreenMetric secara komprehensif. Pembahasan mencakup aspek infrastruktur ramah lingkungan, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, konservasi air, transportasi berkelanjutan, hingga integrasi pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.

Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa partisipasi UIN Madura dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjawab tantangan global, khususnya dalam isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Keikutsertaan UIN Madura dalam lokakarya UI GreenMetric ini adalah langkah strategis untuk memperkuat arah kebijakan kampus menuju Green Campus yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Kita tidak hanya berbicara tentang lingkungan secara teknis, tetapi juga membangun kesadaran ekologis berbasis nilai spiritual dan etika keagamaan,” ujar Rektor.

Ia menambahkan bahwa konsep ekoteologi menjadi fondasi penting dalam membangun paradigma baru pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab ekologis.

“Kami ingin memastikan bahwa pengembangan kampus berkelanjutan di UIN Madura selaras dengan karakteristik wilayah Madura, baik dari aspek ekologis, sosial, maupun budaya. Ini menjadi bagian dari implementasi SDGs yang terintegrasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi,” lanjutnya.

Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam memperkuat jejaring dan pertukaran praktik baik (best practices) dalam pengelolaan kampus hijau.

“Forum ini membuka ruang kolaborasi yang sangat penting. UIN Madura siap berkontribusi dan belajar bersama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Islam yang adaptif, berwawasan lingkungan, dan berdaya saing global,” tegasnya.

Selain menjadi forum penguatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi UIN Madura untuk terus mendorong integrasi isu keberlanjutan dalam kebijakan akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

 


Editor: Achmad Firdausi