Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Sabtu, 4 April 2026
  • Dilihat 15 Kali
Bagikan ke

Surabaya (UIN Madura) | Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 sukses merampungkan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional. Berdasarkan data rekapitulasi, jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) tahun ini mencatat animo yang luar biasa, dengan total 143.948 pendaftar dari 12.174 satuan pendidikan MA / MAK / SMA / SMK / Pendidikan Diniyah Formal / Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah / Mu'adalah Muallimin / Mua'dalah Salafiyah / sederajat.

Tingginya angka pendaftar ini selaras dengan hasil survei minat siswa yang menunjukkan tren positif terhadap institusi pendidikan Islam. Sebanyak 97,3% responden meyakini bahwa PTKIN memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, sementara 96,7% responden menilai prospek kerja lulusan PTKIN sangat kompetitif di dunia kerja.

Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., menyatakan bahwa proses seleksi SPAN-PTKIN berjalan transparan dan akuntabel. "Masyarakat menaruh kepercayaan besar pada PTKIN karena kombinasi basis keagamaan yang kuat dan biaya pendidikan yang terjangkau," ujarnya di Surabaya (03/04/2026).

Tahun ini, PMB-PTKIN juga memperkenalkan inovasi strategis berupa pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. "Ini adalah wujud komitmen kami bahwa PTKIN tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga peduli pada kesejahteraan psikologis calon pemimpin masa depan," tambah Prof. Aziz.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, mencatat pencapaian unik pada tahun ini. Untuk pertama kalinya, jumlah pendaftar dari Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama melampaui jumlah pendaftar dari sekolah umum.

"Ini menandakan bahwa ekosistem pendidikan kita semakin solid. Lulusan PTKIN saat ini juga telah dirancang agar memiliki kualifikasi yang diakui secara internasional, memudahkan mereka untuk melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama di luar negeri, termasuk ke Inggris," ungkap Dirjen Pendis.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian PTKIN yang mulai menduduki peringkat perguruan tinggi terbaik dunia. Ia menekankan bahwa pencapaian ini adalah momentum fundamental bagi PTKIN untuk memperkuat reputasi global.

“Banyak PTKIN kita yang kini mencatatkan prestasi signifikan dalam peringkat global. Kami mendorong universitas seperti UIN Jakarta dan UIN Jogja untuk terus bertransformasi, termasuk menjadi PTN Badan Hukum (PTNBH), guna membangun reputasi yang lebih kokoh di mata internasional,” tegasnya.

Pihaknya juga mendorong agar kualitas pendidikan PTKIN yang terjangkau ini dipromosikan kepada para Duta Besar negara sahabat agar semakin banyak mahasiswa internasional yang belajar di Indonesia.

Rektor UIN Madura: Momentum Penguatan Daya Saing Global

Menanggapi capaian tersebut, Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menyampaikan bahwa meningkatnya minat masyarakat terhadap PTKIN merupakan indikator kuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

“Lonjakan jumlah pendaftar SPAN-PTKIN ini menunjukkan bahwa PTKIN, termasuk UIN Madura, semakin dipercaya sebagai pilihan utama pendidikan tinggi. Ini bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga pengakuan terhadap kualitas akademik dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan bahwa UIN Madura terus berkomitmen memperkuat mutu pendidikan melalui integrasi keilmuan, pengembangan program studi unggulan, serta peningkatan rekognisi internasional.

“Kami terus mendorong penguatan kualitas akademik, riset, dan kolaborasi global agar lulusan UIN Madura tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam skala internasional,” tambahnya.

Ia juga mengajak para calon mahasiswa untuk menjadikan PTKIN sebagai pilihan strategis dalam menempuh pendidikan tinggi.

“UIN Madura hadir sebagai kampus yang tidak hanya memberikan keunggulan akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, dan spiritualitas mahasiswa. Inilah fondasi penting dalam mencetak generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya tahapan sidang kelulusan ini, seluruh data kini sedang diproses oleh sistem untuk memastikan validitas hasil sebelum diumumkan kepada publik pada tanggal 7 April mendatang.

 


Sumber: Humas Panitia Nasional PMB-PTKIN 2026

Editor: Achmad Firdausi