Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Mahasiswa Asal Surabaya, Muhammad Baqibillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Prodi PBA UIN Madura

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Senin, 20 April 2026
  • Dilihat 500 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Muhammad Baqibillah tercatat sebagai wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan raihan IPK 3,86 dan predikat pujian. Ia merupakan putra dari pasangan Syambawi dan Karromah yang berdomisili di Jl. Demak No. 270, Surabaya, Jepara, Bubutan, Kota Surabaya.

Baqibillah menjadi salah satu dari deretan wisudawan terbaik bersama beberapa nama lainnya, yakni Nur Tilawatil Qur’an, S.E dari Prodi Perbankan Syariah dengan IPK 3,88 dan predikat pujian, Mutiatul Hasanah, S.Pd dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dengan IPK 3,86 dan predikat pujian, serta Ayu Pratiwi Dhila Wulandari, S.Pd dari Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dengan IPK 3,86 dan predikat pujian.

Dalam keterangannya, Baqibillah menekankan pentingnya menata niat sejak berangkat dari rumah menuju kampus, serta senantiasa mengingat tujuan utama dalam menempuh pendidikan agar tetap fokus dan mampu meraih hasil maksimal. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari sejumlah faktor penting.

“Sebenarnya ada banyak faktor, tapi yang paling mempengaruhi saya adalah saya selalu mendengarkan dan memperhatikan penjelasan dosen di kelas, lalu mengingat kembali materi tersebut di luar kelas,” ujarnya.

Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, Baqibillah mengaku memiliki motivasi kuat untuk membanggakan kedua orang tuanya. Ayahnya bekerja sebagai tukang tambal ban, sementara ibunya berjualan nasi Madura sekaligus mengelola toko kecil di rumah mereka di Surabaya. Kondisi tersebut justru menjadi pendorong baginya untuk berprestasi di dunia akademik.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya saat ini merupakan satu-satunya anggota keluarga yang melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. “Saya anak ketiga dari lima bersaudara, dan hanya saya yang kuliah. Dua kakak saya tidak lulus SD, sementara adik saya baru lulus SMP dan yang bungsu masih kelas 2 SD,” jelasnya.

Perjalanan akademiknya di UIN Madura dimulai melalui jalur SPAN-PTKIN. Sebagai alumni salah satu Pondok Pesantren di Sampang, Madura, ia mendapat rekomendasi dari rekannya untuk melanjutkan studi di bidang Bahasa Arab di UIN Madura, guna memperdalam ilmu yang telah dipelajari selama di pesantren.

Sementara itu, untuk membantu pembiayaan kuliah, Baqibillah juga aktif bekerja sambil kuliah. “Saya pernah menjadi mitra penjual sempol, dan juga menjual pulsa serta paket internet kepada teman-teman kampus,” katanya. Kegigihannya tersebut menjadi bagian dari perjuangan dalam menempuh pendidikan.

Di bidang akademik, ia memiliki minat dan bakat dalam penulisan karya ilmiah, khususnya esai bahasa Arab. Prestasi yang pernah diraihnya adalah juara 1 lomba esai Bahasa Arab pada ajang Mahrojan al-Fann al-‘Arabi yang diselenggarakan oleh program studinya yakni Pendidikan Bahasa Arab.

Ke depan, Baqibillah memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister (S2) bahkan doktoral (S3) di bidang yang sama. Namun, untuk saat ini ia berencana mengaplikasikan terlebih dahulu ilmu yang telah diperolehnya agar dapat memberikan manfaat sekaligus menambah pengalaman.

Sebagai penutup, ia berpesan kepada mahasiswa lainnya untuk tetap menjaga fokus dalam belajar. “Pesan saya untuk teman-teman dan adik tingkat, selalu tata niat ketika berangkat kuliah, jauhi hal-hal yang bisa merusak fokus, dan ingat tujuan utama kita kuliah agar tidak melenceng, terutama dalam pergaulan,” pungkasnya.

 


Penulis: Herlina Tria Sukmawati                           Editor: Achmad Firdausi