Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Seminar KKN Reguler UIN Madura Posko 04 Desa Sumedangan, Ajak Gen Z Bijak Bermedia Sosial Berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis

  • Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
  • Senin, 17 Agustus 2026
  • Dilihat 45 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Menyikapi tantangan generasi Z (gen Z) di tengah perkembangan teknologi digital, Mahasiswa KKN Reguler Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Madura, Posko 04 Desa Sumedangan menyelenggarakan seminar “Membangun Kesadaran Gen Z di Era Digital Melalui Pemahaman Al-Qur’an dan Hadis” yang bertempat di Balai Desa Sumedangan, Rabu (12/8/2026). Kegiatan seminar tersebut menghadirkan pemateri, yakni Dr. Umar Bukhory, M.Ag., dengan mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan generasi muda, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan media sosial.

Dalam pemaparannya, Dr. Umar Bukhory membahas sejumlah tantangan yang dihadapi Gen Z di era digital, mulai dari banyaknya informasi, kecanduan digital, fear of missing out (FOMO), doomscrolling, krisis identitas, hingga kecenderungan mencari validasi melalui likes, komentar, dan jumlah pengikut di media sosial.

“Media sosial bukan hanya tempat untuk berbagi dan berinteraksi, tetapi juga ruang yang membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab. Karena itu, Al-Qur’an dan Hadis dapat menjadi pedoman bagi generasi muda agar lebih bijak dalam menggunakan media digital,” ujar Dr. Umar Bukhory. 

Ia juga menekankan pentingnya menerapkan prinsip tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi, menjaga lisan termasuk “lisan digital”, menghindari ghibah dan fitnah di ruang digital, menjaga waktu, serta menjaga pandangan dan aurat dalam penggunaan media digital. 

Salah satu peserta seminar, Fiki Wahyudi, Ketua remaja masjid Istibaqul Khoirot, Desa Sumedangan, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai hubungan antara ajaran Islam dan penggunaan media digital. “Hal yang paling berkesan adalah bahwa Al-Qur’an dan hadis tidak hanya menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga bisa menjadi pedoman bagi Gen Z dalam menggunakan media digital,” ujar Fiki. 

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam seminar tersebut relevan dengan kehidupan generasi muda yang tidak dapat dipisahkan dari teknologi dan media sosial. Ia menilai pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Hadis dapat membantu para remaja menggunakan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Gen Z sangat dekat dengan teknologi dan media sosial. Pemahaman Al-Qur’an dan hadis dapat membantu para remaja memiliki kesadaran untuk menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama,” tambahnya. 

Tidak hanya membahas tantangan, dalam seminar juga memberikan sejumlah solusi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya digital detox secara terjadwal, melakukan kurasi konten, membiasakan tabayyun sebelum membagikan informasi, menjadikan media sosial sebagai sarana dakwah, serta melakukan evaluasi terhadap penggunaan waktu di dunia digital.

Bagi Fiki, materi yang disampaikan juga mendorong dirinya untuk melakukan perubahan dalam menggunakan media sosial. “Saya ingin lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menerima dan membagikan informasi. Saya juga ingin mengurangi penggunaan media sosial untuk hal yang kurang bermanfaat dan lebih menggunakannya untuk mencari serta membagikan konten yang positif dan sesuai dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis,” ungkapnya.

Melalui seminar tersebut, mahasiswa KKN Reguler Posko 04 Desa Sumedangan berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menggunakan media digital secara cerdas, bertanggung jawab, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Rangkaian kegiatan seminar ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh pemateri, mahasiswa KKN, serta para peserta. Pesan yang menjadi penutup kegiatan tersebut adalah bahwa Gen Z bukan generasi yang harus dijauhkan dari dunia digital, melainkan generasi yang harus mampu menaklukkannya dengan iman. 

 


Pewarta: Delya Risma Eka Putri

Penulis: Herlina Tria Sukmawati

Editor: Widya Yuni Wulandari