GOR MH Said Abdullah UIN Madura Diresmikan, MH Said Abdullah Titipkan Pesan Integritas dan Keislaman
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Minggu, 23 November 2025
- Dilihat 304 Kali
Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura mencatat sejarah baru dengan peresmian GOR MH Said Abdullah yang dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., dan MH Said Abdullah dari Komisi VIII DPR RI, pada Sabtu (22/11/2025). Acara yang berlangsung di GOR MH Said Abdullah UIN Madura tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan perguruan tinggi, mulai dari Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), para wakil rektor UIN Madura, para pimpinan lembaga, kepala unit, dekan dan wakil dekan, direktur dan wakil direktur, pejabat eselon III dan IV di lingkungan UIN Madura, Ketua DWP UIN Madura, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian kampus sejak peralihan status dari IAIN Madura menjadi UIN Madura. Ia menegaskan bahwa peralihan status tersebut merupakan perjalanan panjang yang mendapat dukungan penuh dari berbagai tokoh dan kalangan masyarakat Madura, baik yang berada di Madura maupun di luar Madura.
“Perjalanan ini ditandai dengan terbitnya SK Presiden pada 29 Mei 2025 yang secara resmi mengubah status kami dari institut menjadi universitas,” ujar Rektor UIN Madura.
Rektor juga menegaskan bahwa UIN Madura kini mengusung konsep Kampus Taneyan Lanjhang Pengembangan Ilmu Pengetahuan Islam Integratif, yakni kampus yang berbasis pada integrasi keilmuan Islam dengan budaya Madura. Nilai keislaman, kearifan lokal, dan pengembangan ilmu pengetahuan modern menjadi tiga pilar utama pengembangan kampus.
“Semoga amanat pemerintah kepada UIN Madura dapat kami laksanakan dengan baik, menjadi bagian penting dalam membangun Madura yang berkeadaban dan berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Lebih jauh, Rektor menjelaskan bahwa GOR MH Said Abdullah tidak hanya diperuntukkan bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat luas sebagai sarana meningkatkan prestasi di bidang olahraga. Rektor menyebut bahwa pembangunan GOR masih memerlukan penyelesaian tahap akhir dan diharapkan segera rampung secara komprehensif.
Dalam kesempatan yang sama, MH Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI menyampaikan harapannya agar GOR ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan pembinaan olahraga. Ia menyebut beberapa cabang olahraga yang dapat dilaksanakan di GOR tersebut, diantaranya bulutangkis, padel, dan futsal.
“Semoga GOR ini punya makna yang bermanfaat bagi siapa saja. Pergunakanlah GOR ini sebaik-baiknya,” ujarnya.
Tidak hanya meresmikan, MH Said Abdullah juga memberikan bantuan dana untuk pembelian pohon yang akan ditanam di area kampus sebagai bagian dari upaya menjadikan UIN Madura sebagai kampus hijau. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas keislaman UIN Madura. “Mudah-mudahan UIN Madura menjadi pelopor keilmuan, terutama keilmuan keislaman. Jangan sampai hilang ciri khas keislamannya,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa kampus sebagai lembaga pendidikan harus tetap steril dari kepentingan politik.
"Karena saya biasa keluar masuk kampus, saya selalu menitipkan kepada Pak Rektor dan seluruh jajaran bahwa tidak ada urusan politik yang akan saya bawa ke dalamnya. Meskipun saya anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, saya sama sekali tidak menyeret politik ke dalam kampus. Itu prinsip etik yang selalu saya jaga," ujarnya. Ia menambahkan, "Yang terpenting bagi saya adalah memastikan bahwa keberadaan saya sebagai anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan bisa memberi manfaat bagi lembaga-lembaga pendidikan."
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian GOR MH Said Abdullah oleh MH Said Abdullah dengan didampingi oleh Rektor dan Wakil Rektor UIN Madura, Rektor UTM, serta Ansari (Anggota DPR RI Komisi VIII).
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi