Leadership with Vision, Action with Dedication: DEMA–SEMA UIN Madura 2026 Resmi Dilantik
- Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
- Kamis, 15 Januari 2026
- Dilihat 113 Kali
Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menggelar Pelantikan Kolaboratif Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) masa bakti 2026 di Gedung Auditorium UIN Madura, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III, Para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan UIN Madura, serta tamu undangan dari berbagai instansi, termasuk Kapolres Pamekasan yang diwakili oleh Kepala Satuan di lingkungan Polres Pamekasan.
Pelantikan tersebut juga diisi dengan forum diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Abd. Muni (Dosen/Praktisi Hukum UIN Madura), Hj. Insiyatun, S.HI., M.H., Direktur PT Sampang Sarana Shorebase, Jai Muhammad dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Jawa Timur, serta Ongki Arista UA, Ketua Forum Wartawan Pamekasan.
Ketua Panitia, Mohammad Rosyidi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut, mulai dari pimpinan universitas, jajaran dekanat, hingga seluruh panitia dan tamu undangan.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Rektor UIN Madura, Wakil Rektor III, serta seluruh dekan dan wakil dekan yang telah mendukung suksesnya acara ini. Kami juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pengurus DEMA–SEMA yang telah berkontribusi maksimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelantikan kali ini mengusung tema “Leadership with Vision, Action with Dedication”. Tema tersebut diharapkan menjadi pijakan awal bagi pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa secara bertanggung jawab, amanah, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa.
“Ormawa adalah tangan kanan dan lidah aspirasi mahasiswa. Harapan besar kami, setelah pelantikan ini, seluruh pengurus mampu menjalankan amanah sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Madura, Prof. Dr. Mohammad Ali Al Humaidy, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) 2025, termasuk Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), Bawaslu Mahasiswa, serta tim seleksi.
Ia menjelaskan bahwa periode kepengurusan 2026 merupakan masa transisi akibat dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Pemilwa 2025. Hal ini, menurutnya, menjadi pembelajaran penting dalam penguatan tata kelola organisasi kemahasiswaan.
“Mulai tahun 2026, masa berlaku SK kepengurusan Ormawa, baik di tingkat universitas maupun fakultas, akan mengikuti basis tahun anggaran, yakni dari 2 Januari hingga 31 Desember 2026. Oleh karena itu, kami mendorong percepatan pergantian kepengurusan agar organisasi dapat berjalan secara optimal,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya reformasi kepengurusan sebagai syarat utama pengajuan program dan anggaran kegiatan kemahasiswaan. Dengan demikian, seluruh unit organisasi diharapkan segera melakukan konsolidasi internal.
Menutup sambutannya, Prof. Ali Al Humaidy berharap kepengurusan DEMA dan SEMA masa bakti 2026 dapat menghadirkan kepemimpinan yang produktif, sinergis, serta mampu melahirkan berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami berharap forum ini memberi manfaat besar, terutama karena mengangkat isu-isu penting seperti krisis ekologi. Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutupnya.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus DEMA dan SEMA UIN Madura masa bakti 2026, kemudian diisi dengan sesi pemaparan materi dan diskusi bersama para narasumber. Dengan dilantiknya kepengurusan DEMA dan SEMA UIN Madura masa bakti 2026 ini, diharapkan semangat kepemimpinan yang visioner dan dedikatif benar-benar terwujud dalam setiap program kerja. Sinergi antara mahasiswa dan pimpinan kampus diharapkan mampu melahirkan inovasi, prestasi, serta kontribusi nyata bagi pengembangan akademik, sosial, dan lingkungan di UIN Madura maupun masyarakat luas.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi