Menteri Agama RI: Pemerintah Terus Tingkatkan Kesejahteraan dan Kapasitas Guru di Indonesia
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Kamis, 4 September 2025
- Dilihat 500 Kali
Jakarta (UIN Madura) | Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan serta kapasitas tenaga pendidik di Indonesia, khususnya guru. Hal itu disampaikan dalam agenda resmi pada Rabu (03/09/2025).
Dalam pemaparannya, Menteri Agama menegaskan bahwa profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. “Guru dengan ketulusan hati telah menempa generasi bangsa. Saya sendiri adalah seorang guru, bahkan ayah saya juga guru SD. Puluhan tahun hidup saya abdikan diri mendidik di madrasah, pondok, hingga perguruan tinggi. Karena itu saya sangat memahami, di balik kemuliaan profesi guru, tetap ada kebutuhan akan kesejahteraan yang layak,” ungkapnya.
Sebagai wujud komitmen, Kementerian Agama pada tahun ini telah menaikkan tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS sebesar Rp500.000 per bulan, dari yang semula Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta.
Selain itu, Menag juga menyampaikan perkembangan signifikan terkait program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan. “Tahun ini, lebih dari 102.000 guru madrasah dan guru Pendidikan Agama mulai mengikuti program PPG dalam jabatan. Jika dijumlahkan, total ada 206.411 guru yang ikut serta tahun ini. Padahal pada tahun 2024 hanya 29.933 guru. Artinya ada kenaikan 700% dibandingkan tahun lalu. Ini bentuk nyata perhatian negara, sebab PPG adalah syarat untuk memperoleh tunjangan profesi guru,” jelasnya.
Tidak hanya itu, dalam tiga tahun terakhir Kementerian Agama juga telah mengangkat sekitar 52.000 guru honorer menjadi PPPK. “Bagi saya, guru bukan hanya pekerjaan tetapi panggilan jiwa. Karena kemuliaannya, negara wajib hadir memperhatikan kesejahteraan mereka. Mari kita bersama menjaga martabat guru, sebab dari tangan mereka masa depan bangsa insyaAllah lahir dan tumbuh,” tegas Menag Nasaruddin Umar.
Sementara itu, Rektor UIN Madura Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., mendukung penuh langkah pemerintah melalui Kementerian Agama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas guru di Indonesia. Ia menambahkan bahwa pada hari yang sama, Rabu (03/09/2025), UIN Madura melalui LPTK telah mengukuhkan sebanyak 95 guru profesional dengan tingkat kelulusan 100%.
“Ini bukti nyata komitmen UIN Madura untuk terus berkontribusi dalam mencetak guru profesional yang berkompeten dan siap menjawab tantangan pendidikan ke depan,” pungkas Rektor.
Penulis: Achmad Firdausi