Menuju Scopus dan WoS: UIN Madura Dorong Penguatan Tata Kelola Jurnal Berindeks Internasional
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Rabu, 3 Desember 2025
- Dilihat 279 Kali
Surabaya | Universitas Islam Negeri Madura (UIN Madura) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam peningkatan mutu publikasi ilmiah dengan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Tata Kelola Jurnal Ilmiah Bereputasi Internasional bertema “Penguatan Tata Kelola Jurnal Menuju Indeksasi Bereputasi Internasional.” Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swiss-Bellin Surabaya pada 02–05 Desember 2025 dan diikuti oleh para pengelola jurnal dari seluruh fakultas dan program studi di lingkungan UIN Madura.
Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa dinamika layanan publikasi ilmiah menuntut tata kelola jurnal yang semakin profesional dan berintegritas. Ia menyebutkan bahwa jurnal memiliki beberapa fungsi pokok yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas akademik kampus.
“Pertama, jurnal adalah sarana utama untuk menginformasikan karya-karya dosen dari hasil pengajaran, penelitian, dan pengabdian. Ini adalah kerangka dasar akademik yang tidak pernah berhenti,” ujarnya.
Rektor juga menegaskan bahwa secara etis dan empirik, kepemilikan jurnal harus dimanfaatkan sesuai ruang lingkup keilmuan yang dimiliki, tanpa melanggar prinsip etik maupun norma akademik yang berlaku.
“Kedua, publikasi ilmiah telah menjadi salah satu indikator yang dirujuk banyak pihak dalam menilai rekognisi institusi. Karena itu, tata kelola jurnal harus terus diperkuat agar dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan kelembagaan,” tambahnya.
Dalam arahannya, Rektor mendorong agar setiap pengelola jurnal di berbagai prodi terus meningkatkan reputasi jurnal masing-masing. Ia menargetkan peningkatan berjenjang, antara lain: Sinta 4 naik ke Sinta 3, Sinta 3 naik ke Sinta 2, Sinta 2 naik ke Sinta 1, Hingga terindeks Scopus atau Web of Science (WoS).
Rektor menegaskan bahwa peningkatan ini tidak hanya berdampak secara kelembagaan, tetapi juga membawa dampak positif bagi pengembangan karier dosen secara personal.
“Manajemen sistem kelembagaan yang kita bangun, terutama dalam tata kelola jurnal, harus memiliki dampak institusional sekaligus personal,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menciptakan iklim menulis yang produktif dan suportif. Menurutnya, pengelola jurnal memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan klinik kepenulisan sebagai ruang pendampingan yang nyata bagi dosen.
“Tahun 2025 sudah dimulai, maka pada 2026 harus menjadi momentum penguatan klinik kepenulisan di setiap prodi. Dosen homebase harus merasakan bahwa mereka benar-benar diwadahi oleh pengelola jurnal,” tegas Rektor.
Lebih jauh, ia menyampaikan harapan agar ke depan lahir jurnal-jurnal baru yang kuat di bidang sains, teknologi, religion, engineering, dan matematika, sehingga keunikan dan kekhasan keilmuan UIN Madura dapat terwadahi dalam publikasi bereputasi.
Setelah sambutan Rektor, acara dilanjutkan dengan sesi inspiratif dari Ketua LPPM UIN Madura, Moh. Mashur Abadi, M.Fil. Dalam pemaparannya, ia menceritakan sejarah tumbuhnya Jurnal Karsa yang ia sebut sebagai “bujuknya” jurnal di UIN Madura, yakni jurnal yang menjadi awal mula pengembangan tata kelola publikasi ilmiah di kampus tersebut. Ia memaparkan perjalanan panjang mulai dari pengelolaan jurnal yang masih konvensional hingga akhirnya menggunakan Open Journal System (OJS) seperti saat ini.
Kisah tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi para peserta FGD untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnal masing-masing.
Kegiatan dilanjutksn dengan pemaparan materi oleh Dr. Eko Ariwidodo, M.Fil., selaku Ketua Rumah Jurnal UIN Madura, dimana Sesi 1 tentang Struktur Tata Kelola Editorial (EIC, Editors, Reviewers), dilanjutkan Sesi 2 tentang Kebijakan dan Etika Publikasi (COPE, Plagiarisme, Authorsip).
Kegiatan FGD hari pertama berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan FGD hingga (05/12/2025). FGD ini menjadi dorongan kuat bagi UIN Madura dalam mencetak jurnal-jurnal bereputasi internasional dan memperluas rekognisi akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Achmad Firdausi